Informasi harga bahan bangunan terupdate bisa kunjungi www.harga-material.com Informasi Wisata bisa kunjungi www.carapiknik.com

Cara membuat Cross section Pada Land Dekstop


Membuat Potongan Melintang/Cross Section
Oke pada kesempatan ini saya anggap anda sudah membaca artikel tentang pengenalan program Land dekstop dan cara membuat peta kontur dengan land dekstop. Pada saat sekarang ini semua serba otomatis. Begitu juga dalam membuat gambar potongan melintang. Dengan menggunakan Land dekstop secara otomatis akan membuat gambar cross section sesuai kebutuhan.

Aktifkan surface yang akan digunakan : Terrain>Set Current Surface lalu pilih surface lalu ok, begitu juga alinemennya, Alignments>Set Current Alignment lalu pilih garis jalan atau garis alinemen yang akan digunakan. Yang ketiga yaitu Profiles>Set Current Profile, klik di dalam area profil memanjang.

Pertama klik Cross Sections>Existing Ground>Sample From Surface lalu isikan left dan right 20, Tangents 50, Curves 25, dan Spirals 25 lalu klik ok dan enter 2x.
Terlebih dahulu kita akan menggambar template alias gambar potongan perkerasan. Cek sekali lagi skala gambar yang anda gunakan, Projects>Drawing Setup samakan skala horizontal dan vertical. Pada gambar di bawah ini terlihat potongan perkerasan yang simetris sehingga cukup bagian kiri saja yang dibuat, kecuali potongan perkerasan yang akan dibuat tidak simetris maka harus di gambar utuh.
Kemudian pilih Cross Sections>Template>Define Template lalu Pick Finish Ground Reference Point klik ujung atas as jalan, Is Template Symetrical tekan enter.

Lalu pilih/klik keseluruhan template lalu enter, klik Normal , pada kotak Surface Material Names untuk bahu jalan pilih Granular lalu ok, kemudian muncul lagi untuk perkerasan klik Normal dan pilih Concrete atau Asphalt lalu ok.
Setelah itu muncul Pick Connection Point out lalu klik ujung kiri atas dari bahu jalan sebagai ujung template, ketik 1 untuk datum lalu enter, Pick Datum Points(Left to Right) klik ujung kiri atas dari bahu jalan lalu lanjut dengan semua sudut bagian bawah bahu dan perkerasan sampai pada as jalan kemudian muncul kotak dialog Subassembly Attachments lalu ok, lalu save template enter dan Template Name isikan nama template apa saja lalu enter kemudian klik No.

Template yang telah jadi akan di edit kembali untuk menggambar superelevasi. Klik Cross Sections>Template>Edit Template akan muncul kotak dialog template. Lalu pilih nama template yang telah  anda buat tadi lalu ok,
kemudian pick insertion point klik di areal yang kosong lalu ketik save lalu enter, kemudian enter 3x lalu ketik X lalu enter lagi.
Kita akan masuk dalam design control, Cross Sections>Design Control>Edit Design Control lalu klik ok. Lalu pilih Template Control, pada pilihan template klik select lalu pilih template yang anda buat tadi lalu ok 2x.

Yang pertama klik Ditches untuk menentukan kemiringan lereng atau talud.
Beri tanda centang pada Foreslope left dan right kemudian isikan masing-masing 0.5, artinya kemiringan lereng yang diinginkan adalah 1:2 atau panjang 1 dan tinggi 2. Lalu ok. Kemudian lanjut dengan mengklik Slope. Pada kolom typical isikan semua dengan 1. Lalu ok.
Lanjut dengan Benches, beri centangUse left cut bench dan Use right cut bench dan masing-masing isikan dengan Width 1 dan Height 2.5 artinya lebar spasi dari kemiringan lereng yang akan diinginkan, lalu ok 2x.
jika muncul Section Processing Status, klik View errors untuk menampilkan adanya potongan yang belum memenuhi apa yang di syaratkan tadi atau angka-angka pada template control tidak sesuai. Namun untuk sementara cukup di abaikan saja untuk melihat hasil dari potongan melintang dengan mengklik ok 3x.

Masukkan nilai Emaks atau nilai superelevasi maksimum, Cross Sections>Design Control>Superelevation Parameter. Beri centang pada Superelevation calculations dan Crown removal by runout distance kemudian klik Edit data, lalu pada Method pilih A jika as jalan sebagai titik putar pada saat superelevasi, lalu ok. Setelah itu klik Settings dan lakukan hal yang sama pada Edit data. Klik Save lalu ok 2x.
Untuk menampilkan potongan melintang pertama pilih Cross Sections>Section Plot>Settings. Beri centang pada semua kotak yang tersedia lalu ok.
Cross Sections>Section Plot>Page pilih multiple dan yes lalu enter 2x dan klik di areal yang kosong untuk penempatan Cross Section.

Setelah cross sections muncul maka anda perhatikan ada stasiun yang tidak membentuk trap-trap pada kemiringan lerengnya. Untuk itu anda harus menandai Sta mana yang ingin dirubah. Pilih Cross Sections>View/Edit Sections.
Kemudian ketik Sta lalu enter ketik Sta yang ingin anda ubah lalu enter. Kemudian ketik E enter, ketik C enter, lalu muncul Control Editor. Silahkan mengklik Ditches, Slopes, dan Benches untuk mengubah angkanya, lalu ok setelah selesai dan ketik X lalu enter.

Untuk memunculkan hasil perhitungan volume cut/fill dan template, terlebih dahulu atur tempat menyimpan file hitungan volume, Cross Sections>Output Settings, kemudian klik Output file namedan tentukan lokasi untuk penyimpanan file serta nama file dan save lalu ok. Cross Sections>Total Volume Output>To File pilih avgendarea kemudian klik 7x. silahkan buka file sesuai dengan tempat yang anda tentukan tadi. Anda bisa memunculkan volume pada screen Autocad dengan cara Cross Sections>Total Volume Output>Volume Table pilih avgendarea kemudian klik 6x dan terakhir klik pada tempat yang kosong untuk meletakkan table volume.



Blog, Updated at: 6:18 PM

Post a Comment

Informasi Wisata