Informasi harga bahan bangunan terupdate bisa kunjungi www.harga-material.com Informasi Wisata bisa kunjungi www.carapiknik.com

Menghitung kebutuhan semen dan pasir pada plesteran dinding

setelah anda membaca artikel saya sebelumnya tentang menghitung pasir dan semen untuk pasangan batu bata, mungkin anda bertanya-tanya bagaimana dengan pekerjaan plesteran. oke. beberapa masukan dari teman-teman artikel ini saya pisah lagi biar satu halaman tidak terlalu full. berbicara pekerjaan plesteran tentu ini adalah pekerjaan yang harus dilakukan apabila telah selesai melakukan pasangan batu bata. Pada pasangan batu bata menggunakan spesi campuran semen dan pasir, pada pekerjaan plesteran pun juga sama. bahkan cara perhitungannya juga sama. hanya berbeda nilai indeks saja. 
Kebutuhan semen dan pasir pada plesteran. Sumber: image.google.com

Plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 15 mm
Rata-rata tebal plesteran yang digunakan untuk rumah tinggal standar adalah 15 mm. Seperti biasa untuk perbandingan campuran bisa disesuaikan. Sesuai dengan peraturan SNI 2008, Untuk mengerjakan plesteran seluas 1 m2 membutuhkan semen (PC) 6,24 kg dan pasir (PP) 0,024 m3. apabila anda mempunyai dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m, maka dapat dihitung sebagai berikut.
Luas dinding  = 10 x 3 = 30 m2
Volume semen = 6,24 x 30 = 187,2 kg = 187,2/40 = 5 sak semen
Volume pasir   = 0,024 x 30 = 0,72 m3
Ingat. Pada plesteran dinding punya 2 sisi dalam dan luar. Oleh karena itu harus dikalikan 2 menjadi
kebutuhan semen = 5 x 2 = 10 sak semen
Kebutuhan pasir = 0,72 x 2 = 1,44 m3

Plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm
Rata-rata tebal plesteran yang digunakan untuk rumah tinggal standar adalah 15 mm. Seperti biasa untuk perbandingan campuran bisa disesuaikan. Sesuai dengan peraturan SNI 2008, Untuk mengerjakan plesteran seluas 1 m2 membutuhkan semen (PC) 5,18 kg dan pasir (PP) 0,026 m3. apabila anda mempunyai dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m, maka dapat dihitung sebagai berikut.
Luas dinding  = 10 x 3 = 30 m2
Volume semen = 5,18 x 30 = 155,4 kg = 155,4/40 = 4 sak semen
Volume pasir   = 0,026 x 30 = 0,78 m3 
Ingat. Pada plesteran dinding punya 2 sisi dalam dan luar. Oleh karena itu harus dikalikan 2 menjadi
kebutuhan semen = 4 x 2 = 8 sak semen
Kebutuhan pasir = 0,78 x 2 = 1,56 m3


Plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 15 mm
Rata-rata tebal plesteran yang digunakan untuk rumah tinggal standar adalah 15 mm. Seperti biasa untuk perbandingan campuran bisa disesuaikan. Sesuai dengan peraturan SNI 2008, Untuk mengerjakan plesteran seluas 1 m2 membutuhkan semen (PC) 4,42 kg dan pasir (PP) 0,027 m3. apabila anda mempunyai dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m, maka dapat dihitung sebagai berikut.
Luas dinding  = 10 x 3 = 30 m2
Volume semen = 4,42 x 30 = 132,6 kg = 132,6/40 = 4 sak semen
Volume pasir   = 0,027 x 30 = 0,81 m3 
Ingat. Pada plesteran dinding punya 2 sisi dalam dan luar. Oleh karena itu harus dikalikan 2 menjadi
kebutuhan semen = 4 x 2 = 8 sak semen
Kebutuhan pasir = 0,81 x 2 = 1,62 m3
Kebutuhan volume juga tergantung dari proses pengerjaannya. Apabila pekerjaan plesteran tidak sesuai dengan standarnya maka menimbulkan kerugian di material. Oleh karena itu pentingnya pekerjaan plesteran yang baik perlu anda pahami juga. Untuk melihat harga terbaru tahun 2015 untuk material semen dan pasir bisa kunjung artikel berjudul harga pasir terbaru tahun 2015



Blog, Updated at: 9:00 AM

17 comments:

  1. ijin pakai ilmunya ya mas hehehe

    ReplyDelete
  2. klu buat plaster lantai gmna ya mas?makasih sebelumnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo untuk plester lantai sebaiknya menggunakan 1:5 atau 1:6

      Delete
  3. Replies
    1. kalau untuk 1:3 ada sebenarnya tapi memang tidak saya tulis di atas. karena biasasnya penggunaan 1:3 terlalu boros untuk plesteran.

      Delete
  4. Pertanyaan gampang...
    Mengapa semakin banyak penggunaan pp (pasir pasang) utk plasteran dinding, semakin sedikit jumlah pemakaian semen...??
    Mohon dijelaskan secara ilmu.. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya bukan semakin banyak pasir semakin sedikit semen. Penggunaan proporsi di atas adalah perbandingan. jumlah semen tetap sama. Yang berbeda adalah jumlah pasirnya.

      Delete
  5. permisi Pa, Jika perbandingan 1 PC : 4 PC dan yg lain diganti dengan 1 ember semen : 4 ember pasir apa itu bisa Pa?

    ReplyDelete
  6. permisi Pak.gmana perhitungan komposisi campuran mortar dari perbandingan 1sp : 3pp?mohon bantuannya

    ReplyDelete
  7. Permisi pak..mohon bantuannya tentang cara perhitungan komposisi campuran mortar jika di tentukan perbandingan 1sp : 2pp.mksih sblmnya

    ReplyDelete
  8. Mohon ijin, mau menanyakan, bilamana mau membangun rumah tidak pakai pondasi batu, tapi langsung pakai coran dan tiap sudut nya pakai cakar ayam, apakah bagus buat rumah?

    ReplyDelete
  9. Misi gan bukan nya 0.024 m3 = 1 zak semen ya? Tapi kok itu volume pasir :)

    ReplyDelete

Informasi Wisata