Informasi harga bahan bangunan terupdate bisa kunjungi www.harga-material.com Informasi Wisata bisa kunjungi www.carapiknik.com

setting out bangunan berbentuk lingkaran atau lengkung

Selamatt siang guys...
setelah sekian lama saya tidak pos di blog saya ini. saya mau sedikit sharing aja karena waktu sudah lumayan longgar. hhe
oke sekarang kita mulai dari pengalaman saya sendiri dalam melakukan setting out bangunan atau pematokan titikk-titik tertentu dari gambar ke lapangan. 
yang perlu disiapkan dalam pengukuran ini adalah tentu alat ukur. wkwk. ya standar aja alat ukurnya seperti theodolit, meteran kecil, statif, dan rol meter yang 30 m atau 50 m. oiya dalam setting out bangunan bisa membawa bak ukur atau rambu. karena berdasarkan pengalaman saya, sang kontraktor biasanya tidak hanya meminta menentukan patok saja tapi juga leveling lantai atau menentukan elv lantai pada setiap titik patok. kontraktor biasanya juga meminta membuatkan bowplank pada saat pengukuran. tapi tenang di proyek sudah banyak patok kayu dan papan kayu jadi ga perlu repot-repot bawa dari rumah. nanti kalo agan-agan disuruh setting out minta ditemenin sang mandor karena bagaimana pun mandor tersebut yang akan mengeksekusi patok-patok tersebut yang mukul-mukul patok sampai nancep jadi ya tugas kita sebagai operator alat dan mengarahkan tukang aja untuk mengeksekusi patok. nah biasanya yang gampang dilakukan adalah menentukan titik pondasi pada bangunan gedung bertingkat yang regular. karena ga butuh sudut-sudut tertentu, yang digunakan sudut 90 derajat karena rata-rata bangunan berbentuk siku. terus bagaimana kalo menentukan titik yang berbelok-belok seperti ini?
 
(sumber: http://addorganicgardening.com)


pekerjaan landscape seperti gambar diatas tentu tidak akan bisa dibangun tanpa sang juru ukur yang handal untuk membentuk lengkung dan lingkaran. oke dah saya share yang pernah saya lakukan tapi bukan gambar di atas lho ya. itu cuma ilstrasi saja. cekidot dibawah ini:
  1. Penawaran harga dengan sang kontraktor. ini penting karena akan berpengaruh dengan jalannya pengukuran. sebelum melakukan penawaran usahakan melihat gambar rencananya terlebih dahulu.jangan mudah percaya tanpa melihat gambar yang akan diplot dilapangan. Soalnya saya pernah melakukan penawaran rendah karena kontraktor bilang cuma sedikit titik. saat dilapangan ternyata banyak titik. lakukan harga penawaran yang wajar ya jangan yg murah atau terlalu tinggi. harga penawaran terserah anda saja berdasarkan pengalaman. hhe. kalo mau tanya saya berapa harga borongannya saat saya survey pm ya.wkwk
  2. setelah deal harga kontrak, lihat gambar rencana baik-baik terlebih dahulu. ada gak data yang kurang dari gambar tersebut agar bisa diplot di lapangan. biasanya pada pengukuran landscape taman atau ruang terbuka hijau ada data yang tidak ada digambar yang bikin para surveyor mumet! apa itu? ya titik pusat lingkaran atau pusat referensi lengkungan dan juga R (jari-jari). anda bisa mendapatkan itu semua lewat gambar rencana yang di autocad. jadi persiapkan dulu dirumah. titik-titik referensi lingkaran harus diketahui dimana letaknya. berapa meter dari jalan atau terserah ambil patokannya sendiri ya.
  3. setelah data siapp semua cuss lapangan. oke disini pertama kali anda ketemu dengan tukang atau mandor yang akan membantu anda. biasa ngobrol-ngobrol basa basi biar lebih dapet chemistrynya saat bekerja.wkwk. 
  4. minta pak tukang mempersiapkan patok dari kayu atau bambu. selain patok bowplank dan papan kayu jg harus dipersiapkan. 
  5. menentukan patok titik referensi untuk lingkaran atau lengkungan dengan mengambil berapa meter dari jalan atau bangunan yang ada atau dibuat siku dengan jalan.
  6. setelah dapat titik referensi. dirikan alat diatas titik referensi lingkaran/lengkungan. kemudian pakai rol meter diulur sesuai dengan jari-jari lingkaran/lengkungan. karena lingakaran ini berbentuk garis tanpa sudut maka bagilah lingkaran tersebut ke beberapa segmen tergantung besarnya jari-jari. misalkan jari-jari yang kecil bisa dibagi per 20 derajat. tiap 20 derajat theodolit berputar ulur meteran dan patok disitu. dan seterusnya. jadi kalo per segmen 20 derajat maka ada 360 derajat dibagi 20 derajat = 18 patok.
  7. berbeda dengan bangunan lengkungan yang  hanya mempunyai sudut 90 derajat. maka bisa dibagi per segmen dengan 30 derajat menjadi 3 patok saja.
  8. selamat mencoba kawan. kalo anda butuh pengukuran juga bisa lho hubungi saya. wkwk 
  9. Setelah itu bisa dilakukan marking level pada patok.



















Blog, Updated at: 11:14 PM

1 comments:

  1. mantap pak... salam knal sya surveyor dri bogor

    ReplyDelete

Informasi Wisata