Informasi harga bahan bangunan terupdate bisa kunjungi www.harga-material.com Informasi Wisata bisa kunjungi www.carapiknik.com

Pondasi rumah yang sering digunakan

Pondasi merupakan elemen struktur pada rumah atau bangunan gedung yang terletak pada dasar struktur (sub structure) yang berfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur (upper structure) ke tanah. Melihat dari fungsi pondasi di atas, kita bisa mengetahui bahwa pondasi memiliki peranan yang penting dalam kekuatan suatu rumah atau bangunan. sebelum jauh kita mengetahui pondasi rumah yang sering digunakan, ada baiknya mengenal terlebih dahulu pengertian dan jenis-jenisnya. Syarat dari pondasi ini adalah tahan terhadap keruntuhan geser, penurunan tanah, dan guling (momen). ketiga syarat tersebut harus dipenuhi ketika akan membangun sebuah rumah. Jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat membahayakan penghuni rumah. Dalam penentuannya pun kita harus memperhatikan kondisi tanah dan beban dari bangunan. Karena pondasi yang kuat harus memperhatikan kedua hal tersebut.
Berbagai macam atau tipe pondasi untuk rumah bisa dijadikan sebagai alternatif penggunaan. Tentu dengan perhitungan yang tepat akan menghasilkan struktur yang kuat dan hemat biaya. Sebelumnya anda harus mengenal terlebih dahulu beberapa jenis pondasi yang umum pada bangunan rumah maupun gedung bertingkat yaitu:

Pondasi Dangkal

Untuk sampai sejauh ini kita masih sulit untuk mendefinisikan pengertian dari pondasi dangkal tergantung dari interpretasi masing-masing ahli tanah. oke saya ambil dari Terzaghi, pengertian pondasi menurut terzaghi adalah pondasi yang apabila kedalamannya lebih kecil atau sama dengan lebar pondasi, dan apabila anggapan penyebaran tegangan pada struktur pondasi ke tanah di bawahnya yang berupa lapisan penyangga (bearing stratum) lebih kecil atau sama dengan lebar pondasi.
Syarat pondasi dangkal menurut terzaghi. Sumber:Buku rekayasa pondasi II
pada umumnya pondasi dangkal berupa pondasi telapak yaitu pondasi yang mendukung bangunan secara langsung pada tanah, bilamana terdapat lapisan tanah yang cukup tebal dan mempunyai kualitas baik yang mampu mendukung suatu bangunan pada permukaan tanah. Pondasi telapak umumnya dibangun di atas tanah pendukung dengan membuat suatu tumpuan yang bentuk dimensinya sesuai dengan beban bangunan dan daya dukung tanah dan menjadi satu kesatuan terhadao bagian utama bangunan sehingga merupakan suatu kontruksi yang monolit. Pondasi telapak masih bisa kita bagi menjadi dua bagian yaitu seperti pada gambar di bawah.
Pondasi telapak. Sumber:Buku rekayasa pondasi II

Pondasi untuk rumah 1 lantai dan 2 lantai

pondasi dangkal sangat cocok untuk bangunan rumah yang tidak mempunyai beban yang besar seperti rumah 1 lantai dan 2 lantai namun juga harus mempertimbangkan kondisi tanah juga. Apabila kondisi tanah sangat jelek atau labil. pondasi tersebut bisa di modifikasi, seperti di kalimantan yang kebanyakan adalah tanah gambut maka bagian bawah pondasi ditambah dengan terucuk kayu ulin yang dipancang. Secara umum untuk tanah di pulau jawa yang relatif lebih bagus bisa menggunakan tipe pondasi di bawah ini.
  • Pondasi batu kali
  • pondasi rollag/pasangan batu bata
  • pondasi footplate
  • pondasi cakar ayam
  • pondasi terucuk bambu
pondasi untuk rumah 1 lantai biasanya hanya menggunakan pondasi batu kali dengan kedalaman 0,7-1 meter tergantung kondisi tanah. Sedangkan untuk rumah 2 lantai banyak faktor untuk pemilihan tipe pondasi untuk rumah 2 lantai di antaranya adalah
  1. kondisi tanah, apabila tanah yang akan didirikan suatu rumah termasuk kedalam tipe tanah lunak maka diperlukan pondasi yag cukup kuat seperti cakar ayam.sedangkan untuk tanah sedang dan keras apabila akan dibangun rumah 2 lantai bisa menggunakan pondasi footplate. 
  2. Beban rumah, apabila rumah anda menggunakan komponen arsitektur yang berlebihan akan mempunyai berat bangunan yang tinggi sehingga menimbulkan beban yang besar yang akan disalurkan ke tanah. untuk hal ini seharusnya anda menghindari bentuk komponen arsitek yang berlebihan pada rumah anda.
  3. Umur bangunan, Pada zaman sekarang tiap anak cucu kita sudah pasti akan membangun rumah sendiri-sendiri oleh karena itu perencanaan umur bangunan tidak perlu terlalu lama karena apabila umur bangunan terlalu lama sekian ratus tahun tentu membutuhkan kontruksi yang sangat awet dan aman sehingga akan boros biaya. 

Pondasi Dalam

Pondasi dalam adalah pondasi yang mampu meahan gaya orthogonal ke sumbu tiang dengan menyerap lenturan. Pondasi dalam selalu identik dengan pondasi tiang yang dibuat satu kesatuan yang monolit dengan menyatukan pangkal tiang yang terdapat di bawah kontruksi dengan tumpuan pondasi. Pondasi ini sering digunakan pada bangunan bertingkat tinggi dan mempunyai kondisi tanah yang khusus. Dalam perencanaan, jenis tiang yang akan digunakan bisa ditentukan dengan persamaan-persamaan berikut.

 Adapun macam-macam pondasi dalam adalah sebagai berikut.
  • Pondasi Trucuk, adalah pondasi yang sering digunakan pada daerah rawa dan tanah gambut. Biasanya di wilayah Kalimantan yang terdapat banyak tanah gambut akan menggunakan jenis pondasi ini pada rumah. Trucuk mempunyai fungsi untuk memadatkan tanah. trucuk bisa menggunakan bambu, kayu, beton dan baja. 

  • Pondasi tiang pancang, adalah pondasi yang terbuat dari beton bertulang yang mempunyai panjang tertentu dengan cara pemasangan dipancang. Sehingga pembuatan pondasi ini fabrikasi.
  • Pondasi tiang bor, adalah pondasi beton bertulang yang pemasangannya cor di tempat langsung Sehingga tidak menimbulkan kebisingan pada saat pelaksanaan. cara pemasangan pondasi adalah tanah dibor terlebih dahulu kemudian baja tulangan yang sudah dirangkai dimasukkan ke dalam tanah yang sudah dibor. Kemudian dicor dengan beton mutu tertentu.
Dari kedua penjelasan pondasi dangkal dan dalam di atas kita bisa mengetahui pondasi apa yang cocok untuk rumah tinggal. Dengan kebutuhan kondisi tanah yang normal, biasanya menggunakan pondasi dangkal. Pada rumah 2 lantai lebih cocok menggunakan footplate. Sedangkan rumah 1 lantai dengan kondisi tanah normal bisa menggunakan pondasi batu kali. Apabila anda sudah dapat menentukan jenis pondasi maka langkah selanjutnya adalah menghitung volume tau kebutuhan material pada pondasi.



Blog, Updated at: 6:24 AM

3 comments:

  1. kebetulan saya bergerak dibidang jasa pembuatan bor pile ,kalau ada yang butuh bisa mengunjungi kami

    ReplyDelete
  2. Didaerah Jakarta bangunan 2 lantai Lebih aman dan praktis pakai pondasi strauss pile pak.

    ReplyDelete
  3. wah ternyata gampang banget ya..thx info nya

    mgmcash88

    ReplyDelete

Informasi Wisata